Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Messier 73, Asterisme Empat Bintang yang Membentuk Huruf Y

Gambar
Asterisme Messier 73. Kredit gambar: Wikisky Messier 73 adalah asterisme (pola bintang) yang disusun oleh empat bintang di rasi selatan Aquarius yang terletak sekitar 2.500 tahun cahaya dari Bumi. Dengan magnitudo semu 9, nama lain bagi Messier 73 adalah NGC 6994 di New General Catalogue . Keempat bintang yang menyusun asterisme mirip huruf Y tidak memiliki hubungan secara fisik satu sama lain, mereka hanya tampak berdekatan di langit karena berada di satu garis pandang ketika diamati dari Bumi. Messier 73 cukup redup dan tidak mudah diamati menggunakan teropong 10×50, dibutuhkan setidaknya teleskop 4 inci untuk mengungkap pola huruf Y secara mendetail. Menduduki area 2,8 busur menit, keempat bintang Messier 73 memiliki magnitudo semu 10,48, 11,32, 11,90 dan 11,94. Musim panas adalah waktu terbaik untuk mengamatinya. Messier 73 dapat ditemukan di sebelah selatan Aquarius, tepatnya di dekat perbatasan dengan Capricornus. Messier 73 juga bisa dilokalisir hanya 1,5 derajat timur laut dari...

Hubble Temukan Bulan Kelima Pluto

Gambar
Kredit: NASA, ESA, dan M. Showalter (SETI Institute) Satu tim astronom yang memanfaatkan visi tajam Teleskop Antariksa Hubble NASA telah melaporkan penemuan sebuah bulan atau satelit alami yang mengorbit planet katai Pluto. Diperkirakan memiliki bentuk tak beraturan, lebar bulan berkisar antara 6-15 mil. Mengorbit dari jarak 58.000 mil, bentuk orbit bulan melingkar dan dianggap co-planar dengan bulan-bulan lain di dalam sistem. “Satelit-satelit alami Pluto menyusun serangkaian orbit yang agak mirip boneka Rusia,” ungkap penanggung jawab Mark Showalter dari SETI Institute di Mountain View , California. Penemuan terbaru meningkatkan jumlah bulan yang diketahui mengorbit Pluto pada angka lima. Tim astronom tertarik bahwa planet sekecil itu bisa memiliki koleksi satelit yang begitu kompleks. Penemuan terbaru ini juga menyediakan informasi tambahan untuk mengungkap bagaimana sistem Pluto terbentuk dan berevolusi. Teori populer di kalangan para ilmuwan menggagas seluruh bulan dihasilkan dar...

Eksoplanet Transit Pertama dan Supernova Jauh TESS

Gambar
Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA telah menemukan tiga eksoplanet yang dikonfirmasi dari arsip data keempat kameranya. Kredit: NASA/MIT/TESS Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) besutan NASA telah menemukan tiga eksoplanet, atau planet di luar tata surya, selama tiga bulan pertama masa observasi. Keempat kamera sensitif TESS juga menangkap 100 fenomena kosmik singkat, sebagian besar merupakan letusan bintang, di satu wilayah langit. Termasuk enam ledakan supernova yang turut direkam TESS, bahkan sebelum ditemukan oleh jajaran teleskop berbasis darat. Penemuan terbaru sekaligus mengindikasikan pencapaian prestasi TESS yang sesuai ekspektasi, yaitu menemukan planet yang mengorbit bintang induk terang. Menggunakan jajaran teleskop berbasis darat, para astronom sekarang menggelar observasi tindak lanjut terhadap lebih dari 280 kandidat eksoplanet yang ditemukan TESS. Melihat ke sektor langit pertama yang diamati TESS dan pelajari dunia-dunia baru yang ditemukan TES...

Messier 72, Gugus Bintang Globular Paling Terpencil

Gambar
Kredit: ESA/Hubble & NASA Astronom asal Prancis Pierre Méchain dan kolega Charles Messier, menemukan gugus bintang globular Messier 72 pada tahun 1780. Itulah gugus bintang pertama dari lima objek sejenis yang ditemukan Méchain ketika membantu Charles Messier mengamati langit. Terletak 50.000 tahun cahaya dari Bumi di rasi Aquarius, Messier 72 adalah salah satu gugus bintang globular paling terpencil dalam daftar Katalog Messier. Dengan magnitudo semu 9,4, Messier 72 paling ideal diamati selama bulan September. Apabila diamati menggunakan teleskop kecil, Messier 72 hanya terlihat sebagai bercak cahaya redup. Gugus bintang globular adalah ikatan bintang-bintang purba yang menyusun struktur menyerupai bola. Mengisi volume ruang yang begitu sempit, jarak antar bintang semakin rapat ke arah pusat gugus. Seluruh bintang di dalam gugus mengorbit pusat gravitasi bersama di inti gugus yang sangat padat. Sekitar 150 gugus bintang globular telah ditemukan di galaksi Bima Sakti. Gambar Messie...

NASA Konfirmasi Uap Air di Europa, Bulan Jupiter

Gambar
Gambar di sebelah kiri adalah pemandangan Europa yang diambil dari jarak 2,9 juta kilometer pada tanggal 2 Maret 1979 oleh pesawat antariksa Voyager 1. Berikutnya adalah gambar berwarna Europa yang diambil oleh pesawat antariksa Voyager 2 pada tanggal 9 Juli 1979. Sedangkan gambar di sebelah kanan adalah pemandangan Europa yang diambil oleh pesawat antariksa Galileo pada akhir tahun 1990-an. Kredit: NASA/JPL Empat puluh tahun lalu, pesawat antariksa Voyager mengambil gambar close-up pertama Europa, 1 dari 79 bulan planet Jupiter. Gambar Voyager mengungkap retakan kecoklatan yang mengiris permukaan es, membuat Europa terlihat seperti bola mata berbarik. Misi ke wilayah terluar tata surya yang digelar dalam beberapa dekade setelah itu, juga mengumpulkan banyak informasi tambahan, sehingga Europa dijadikan prioritas utama target studi pencarian kehidupan di luar Bumi oleh NASA. Lantas, apa yang membuat Europa, bulan terbesar keempat Jupiter , dianggap sangat memikat oleh para astronom? E...

Kebangkitan Galaksi Akibat Melemahnya Aktivitas Lubang Hitam

Gambar
Kredit gambar: Sinar-X: NASA/CXC/SAO/G.Schellenberger dkk; Optik: SDSS Satu tim astronom telah mengkonfirmasi sampel pertama gugus galaksi dengan sejumlah besar bintang yang dilahirkan di inti gugus. Menggunakan data dari Teleskop Antariksa Hubble dan Observasi Sinar-X Chandra NASA dan Observatorium Radio Karl Jansky Very Large Array (VLA) National Science Foundation (NSF), tim telah mengumpulkan rincian baru tentang bagaimana lubang hitam paling masif di alam semesta memengaruhi galaksi induknya. Gugus galaksi adalah struktur terbesar di alam semesta yang terdiri dari ratusan hingga ribuan galaksi yang terikat oleh gaya gravitasi dan tertatanam di dalam molekul gas panas dan materi gelap tak kasat mata. Sementara lubang hitam supermasif terbesar yang pernah ditemukan, diketahui bersemayam di pusat gugus galaksi. Selama beberapa dekade, para astronom telah mencari gugus galaksi yang mengandung banyak wilayah pabrik penghasil bintang di galaksi pusat gugus. Dan tim telah menemukan lub...

Messier 71, Gugus Bintang Globular Termuda dan Terkecil

Gambar
Kredit: ESA/Hubble dan NASA Sejak ditemukan pada tahun 1746 oleh astronom Swiss Jean-Philippe Loys de Chéseaux, sifat Messier 71 (NGC 6838) telah menjadi subyek misterius bagi berbagai studi astronomi. Selama berabad-abad, Messier 71 diklasifikasikan sebagai gugus bintang terbuka padat abnormal sekaligus gugus bintang globular longgar yang tak biasa. Mengingat tidak memiliki begitu banyak populasi bintang yang terkonsentrasi di pusat gugus dan komposisi elemen bintang di dalam gugus mengindikasikan usia Messier 71 yang lebih muda daripada sebagian besar gugus bintang globular, semula Messier 71 dianggap sebagai gugus bintang terbuka. Pada tahun 1970-an, para astronom meneliti relasi antara kecerahan dan suhu bintang di dalam gugus. Mereka menemukan satu karakteristik yang merupakan ciri khas dari gugus bintang globular, sehingga Messier 71 diklasifikasi ulang menjadi gugus bintang globular muda yang longgar. Klasifikasi baru ini menjadikan Messier 71 sebagai gugus bintang globular term...

NGC 3749, Galaksi Garis Emisi

Gambar
Kredit gambar: ESA/Hubble & NASA, D. Rosario dkk. Untuk menjelajahi konten dan bagian penyusun dari sebuah galaksi di alam semesta, para astronom harus menggunakan berbagai teknik dan instrumen. Salah satunya adalah dengan menguraikan cahaya yang berasal dari galaksi target studi ke dalam spektrum untuk mempelajari propertinya, sama seperti prisma kaca yang menguraikan cahaya putih ke panjang gelombang masing-masing untuk menghasilkan pelangi. Dengan mencari tanda emisi spesifik dari berbagai elemen dalam spektrum cahaya galaksi, yang disebut garis emisi, atau sebaliknya dari tanda penyerapan elemen lain, yang disebut garis absorpsi, para astronom dapat menentukan apa yang sebenarnya terjadi di dalam galaksi tersebut. Jika spektrum cahaya galaksi menunjukkan lebih banyak garis absorpsi dan lebih sedikit garis emisi, berarti mengindikasikan menipisnya material pembentuk bintang dan usia sebagian besar bintang penghuni galaksi yang telah lanjut usia. Jika spektrum cahaya galaksi menu...

GRB 190114C, Semburan Sinar Gamma Paling Energik di Alam Semesta

Gambar
Berkat Teleskop Antariksa Hubble NASA, para astronom bisa mengintip ke lokasi fenomena ledakan paling energik di alam semesta, yaitu ledakan sinar gamma yang satu triliun kali lipat lebih kuat daripada cahaya kasat mata. Hanya dalam waktu beberapa detik,  gamma-ray burst (GRB) melepaskan energi melampaui energi yang dihasilkan Matahari selama 10 miliar tahun sepanjang massa kehidupannya. Pada bulan Januari 2019, semburan sinar gamma berdurasi lama yang sangat terang dan diberi kode GRB 190114C, terdeteksi oleh jajaran teleskop Bumi, di antaranya Swift dan Fermi besutan NASA, plus teleskop Major Atmospheric Gamma Imaging Cherenkov (MAGIC) di kepulauan Canary. Observasi tindak lanjut dilakukan menggunakan Hubble untuk mempelajari lingkungan kosmik di sekitar GRB dan bagaimana emisi ekstrem dihasilkan. “Observasi Hubble mengungkap ledakan paling dahsyat di alam semesta yang berlangsung di lingkungan kosmik sangat padat, tepat di pusat galaksi yang terletak 5 miliar tahun cahaya dari ...