Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Astronom Temukan Kembaran Tata Surya Kita Yang Berjarak Hanya 10,5 Tahun Cahaya

Gambar
Ilustrasi sistim Epsilon Eridani AstroNesia ~ Para ilmuwan telah menemukan sebuah sistim planet yang sangat mirip Tata Surya kita yang berjarak hanya 10,5 tahun cahaya dari Bumi. Astronom mengatakan bahwa tata surya ini merupakan lokasi utama untuk meneliti bagaimana planet terbentuk di sekitar bintang seperti Matahari kita. Menurut peneliti dari University of Arizona di AS, bintang Epsilon Eridani (eps Eri) terletak 10,5 tahun cahaya di belahan bumi selatan di konstelasi Eridanus dan itu adalah sistem planet terdekat di sekitar kita yang mirip dengan Matahari pada awal hidupnya. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa eps Eri memiliki cakram puing, yang merupakan nama yang diberikan pada bahan sisa yang masih mengorbit bintang setelah pembangunan planet selesai. Puing-puing itu bisa berbentuk gas dan debu, begitu pula objek berbatu dan es kecil. Cakram puing ini dapat meluas terus menerus atau terkonsentrasi pada sabuk puing, mirip dengn sabuk asteroid atau sabuk kuiper di tata sury...

Daerah Antara Saturnus Dan Cincinnya Bebas Debu Dan Membuat Ilmuwan Bingung

Gambar
Ilustrasi AstroNesia ~ Pada tanggal 26 April 2017, pengorbit NASA Cassini melakukan penyelaman 'Grand Finale' pertamanya melalui celah yang sebelumnya belum dijelajahi antara Saturnus dan cincinnya. Analisis data yang dikumpulkan oleh instrumen Radio and Plasma Wave Science (RPWS) Cassini menunjukkan bahwa penyelaman ini hampir bebas partikel. Temuan tak terduga ini menunjukkan celah itu sangat kosong adalah misteri baru yang ingin dimengerti para ilmuwan misi.     "Wilayah antara cincin dan Saturnus rupanya 'wilayah besar yang kosong,'" kata manajer proyek Cassini Dr. Earl Maize, dari Laboratorium NASA Jet Propulsi. "Cassini akan tetap mengikuti arus, sementara para ilmuwan bekerja untuk mengetahui mengapa tingkat debu di wilayah ini jauh lebih rendah dari perkiraan." Berdasarkan gambar dari Cassini, model lingkungan partikel cincin di wilayah seluas 1.200 mil (2.000 km) antara Saturnus dan cincinnya menyarankan daerah tersebut tidak m...

Gambar Spektakuler Cassini Saat Memasuki Wilayah Dalam Cincin Saturnus

Gambar
Gambar ilustrasi AstroNesia ~ Pada tanggal 26 April 2017, pesawat ruang angkasa NASA Cassini menukik diantara Saturnus dan cincinnya. 1. Badai Raksasa Di Saturnus  Saat Cassini menangkap pemandangan Saturnus yang paling dekat, ia melihat badai yang berputar-putar di atmosfer planet yang NASA sebut sebagai "Giant Hurricane." 2. Guratan Awan Saturnus Gambar mentah Cassini ini memperlihatkan awan tipis di atmosfer Saturnus. Ini adalah pemandangan paling dekat dari Saturnus yang pernah dicapai pesawat antariksa manapun. 3. Atmosfer Saturnus Yang Berputar Gambar ini diambil pada 26 April yang memperlihatkan atmosfer Saturnus dipenuhi awan berbentuk popcorn yang bengkak.